Ketahui Ciri – Ciri Ikan Yang Sakit

Ketahui Ciri – Ciri Ikan Yang Sakit

Ketahui Ciri – Ciri Ikan Yang Sakit

  1. Kulit

Ikan yang tengah sakit mempunyai warna yang gelap kehitam-hitaman atau berbintik-bintik putih/merah. Badan ikan tampak berjamur, kulit sirip punggungnya rusak, serta ada luka di tubuhnya. Sedangkan ikan yang sedang stres terlihat pada garis hitam vertikal yang terdapat pada tubuh ikan tersebut. Jumlah garis ini berbeda-beda setiap jenis ikan sekitar 7-8 garis. Sementara itu, ikan yang sehat memiliki kulit yang berwarna cerah, tidak berselaput, atau tidak mengeluarkan lendir.

  1. Sirip

Ikan yang sakit juga umumnya memiliki sirip yang berjamur atau robek. Bintik-bintik putih pada sirip ikan sering disebabkan oleh fin root. Jika sirip ikan bersih, tidak ada bagian yang terkelupas, tidak berbintik putih, dan tidak mengeluarkan lendir yang terlalu banyak artinya ikan tersebut dalam kondisi yang bugar.

  1. Mata

Sakitnya ikan pun ditandai oleh bagian bola mata yang tampak kelihatan seperti mau keluar (pop eye). Kondisi ini biasanya disebabkan karena kualitas air yang tidak terlalu bagus sehingga kesehatan ikan terganggu oleh aktivitas bakteri. Sedangkan ukuran mata yang tidak seimbang dengan postur tubuh disebabkan oleh pertumbuhan yang terhambat. Sedangkan mata yang terinfeksi sehingga berwarna kehitam-hitaman ditimbulkan karena pemakaian obat-obatan. Ikan yang sehat selalu memiliki mata yang jernih, tidak dilapisi selaput, dan tidak diselubungi bintik-bintik putih.

  1. Pernapasan

Ikan sehat bernapas dengan kedua insang yang membuka serta menutup secara teratur dan bersama-sama. Hanya ikan yang terjangkit penyakit kutu insang yang bernapas hanya dengan mengandalkan salah satu insangnya saja. Sedangkan ikan yang bernapas terlalu cepat seperti kelelahan menandakan bahwa ia sedang kekurangan insang. Jika ikan dibiarkan menghirup oksigen langsung di udara dalam jangka waktu yang lama, cepat atau lambat kedua insangnya akan mengalami kerusakan.

  1. Perilaku

Ikan yang sehat umumnya bergerombol dengan kawanannya. Ikan akan berenang ke seluruh sudut kolam. Ikan yang sudah jinak pun akan menghampiri tuannya ketika akan diberikan pakan. Di sisi lain, ikan yang sakit cenderung akan menyendiri, berdiam diri di salah satu sudut kolam, enggan bergerak, berenang pelan, dan tidak responsif terhadap kondisi di sekitarnya. Nafsu makan ikan pun berkurang.

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat