Macam-Macam Kepiting Air Tawar

Macam-Macam Kepiting Air Tawar

Macam-Macam Kepiting Air Tawar

Di perairan Indonesia diperkirakan lebih dari 100 spesies jenis kepiting yang tergolong dalam keluarga Portunidae. Portunidae merupakan salah satu keluarga kepiting yang mempunyai pasangan kaki jalan dan pasangan kaki kelimanya berbentuk pipih dan melebar pada ruas yang terakhir dan sebagian besar hidup di laut, perairan bakau dan perairan payau (Kasry, 1996 dalam Agus, 2008).

Kepiting yang biasa kita makan juga merupakan jenis kepiting bakau dari Crustacea family Portunidae dan genus Scylla

 

Klasifikasi kepiting bakau menurut Keenan (1999) dalam Souisa (2011), sebagai berikut:

  1. Kingdom : Animalia
  2. Phylum : Arthropoda
  3. Subphylum : Mandibulata
  4. Class : Crustacea
  5. Subclass : Malacostraca
  6. Order : Decapoda
  7. Subordo : Pleocyemata
  8. Infraorder : Brachyura
  9. Superfamily : Portunoidea
  10. Family : Portunidae
  11. Genus : Scylla
  12. Species : Scylla serrata

Dan di Indonesia (bahkan dunia CMIIW) ternyata kepiting yang biasa kita makan hanya ada 4 jenis loh…

1. Scylla serrata (Forskål, 1775) disebut juga kepiting lumpur besar/giant mud crab

mud-crab

Ciri-ciri kepiting spesies ini adalah:

  • Karapaks (Cangkang) halus, berwarna hijau hingga hijau zaitun, panjang cangkang 25-28 cm, dan berat maksimum antara 2-3 kg.
  • Pada bagian frontal terdapat 4 spina yang tajam.
  • Bagian luar palm (capit) berwarna hijau dengan pola bulat-bulat.
  • Kaki terakhir berpola bulat-bulat pada jantan maupun betina.
  • Biasanya ditemukan di lepas pantai yang berlumpur. Kepiting ini menggali liang yang dalam di mangrove atau di substrat lembut pada daerah pasang surut.
  • Dapat ditangkap menggunakan trap, tangan maupun kait.
  • Selalu dijual dalam keadaan hidup/segar sebagai makanan yang nilai gizinya cukup tinggi.
  • Daerah distribsuinya terdapat di Indo-Pasifik Barat.

2. Scylla tranquebarica (Fabricius, 1798) disebut juga kepiting lumpur ungu

 

3037592718_c950972b2f

Ciri-ciri kepiting bakau spesies ini adalah:

  • Karapaks berwarna hijau kehitaman hingga hitam dengan panjang karapaks maksimal 20 cm dengan berat mencapai 2 kg.
  • Bagian frontal mempunya spina yang bulat.
  • Capit berwarna ungu, halus dan tidak ada pola bulat-bulat
  • Kepiting ini ditemukan di daerah mangrove.
  • Dapat ditangkap menggunakan trap, tangan maupun kait.
  • Selalu dijual dalam keadaan hidup/segar sebagai makanan yang nilai gizinya cukup tinggi
  • Diketahui berada di beberapa tempat di Indo-Pasifik barat.

3. Scylla olivacea (Fabricius, 1798) disebut juga kepiting lumpur oranye

3036755655_bbbc0bbe52

Ciri-ciri kepiting spesies ini adalah:

  • Karapaks (cangkang) berwarna kecoklatan hingga coklat kehijauan. Maksimum lebar karapaks 18 cm. .
  • Bagian frontal dengan spina yang bulat.
  • Warna capit biasanya berwarna atau hanya berupa bercak oranye atau kuning.
  • Kepiting ini hidup di daerah mangrove.
  • Dapat ditangkap menggunakan trap, tangan maupun kait.
  • Selalu dijual dalam keadaan hidup/segar sebagai makanan yang nilai gizinya cukup tinggi.
  • Dapat ditemukan di perairan dangkalan Sunda dan berbagai tempat di Pasifik Timur.

4. Scylla paramamosain (Estampador, 1949) disebut juga kepiting lumpur hijau

Scylla_paramamosain

Ciri-ciri kepiting spesies ini adalah:

  • Karapaks (cangkang) berwarna hijau hingga hijau muda, maksimum lebar karapaks 20 cm dengan berat mencapai lebih 2 kg.
  • Pada bagian frontal mempunyai spina yang tajam.
  • Capit berwarna hijau hingga biru kehijauan dengan permukaan yang lebih rendah dan dasar jari biasanya berwarna kuning pucat hingga oranye kekuningan.
  • Kepiting ini hidup di area berbatu, dekat pantai dan mangrove.
  • Dapat ditangkap menggunakan trap, tangan maupun kait.
  • Selalu dijual dalam keadaan hidup/segar sebagai makanan yang nilai gizinya cukup tinggi.
  • Dapat ditemukan di utara Laut Cina Selatan dan beberapa bagian di Pulau Jawa.

Kepiting bakau ini sangat berasosiasi erat dengan hutan mangrove sebagai tempat tinggal dan tempat berkembang biaknya.

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *